"I'm not a scientist and researcher. I'm just a girl who has obsessed with butterfly's life. I like vliender. My dream are to be schilder and schrijiver. and a aanvoerder in the future (just kidding)."
28 'Nov. 2018 tepatnya sehari sebelum hari wisudanya kakak gw. Dihari itu gw berencana pergi ketukang tanaman untuk membeli kaktus untuk hadiah wisuda kakak gw. Terdengar agak aneh memang...karna biasanya orang" memberi buket bunga, boneka, atau coklat sebagai hadiah wisuda. Nah maka dari itu gw niat kasih kakak gw kaktus, biar anti mainstream. Dan menurut gw kaktus mempunyai makna tersendiri. Jadi pointnya, gw pergi ketukang tanaman sore hari. dan saat ditukang tanaman gw dan nyokap gw lg asyik milih kaktus and gk sengaja gw melihat bunga krisan disana. Berhubung gw penggemar bunga krisan dan berhubung juga gw punya uang lebih...So, why not! Akhirnya selain beli kaktus, gw juga beli salah satu bunga krisan. Kebetulan ada saat itu ada 3 warna bunga. Kuning, Putih, dan Merah maroon.
Setelah melalui perdebatan yg panas didalam pikiran gw...dan rasanya gw mau beli semua jenis warna bunga krisan tersebut (kalau pada saat itu gw bawa uang banyak). Dan akhirnya pilihan gw jatuh pada warna putih. Sebenarnya gw pernah punya bunga krisan warna merah maroon sebelumnya. Namun sayang, bunganya sudah layu dan yeaaahhh...u must be know. Setelah 4 hari gw rawat bunga tersebut, tepatnya tanggal 1 Des.2018 gw melihat ada seekor ulet kecil. Well...dia bisa merusak bunga gw. Akhirnya gw searching apakah ulet tersebut jenis ulet yg bisa bermetamorfosis jadi kupu" atau bukan. Menurut hasil mbah google dan beberapa blog yg gw baca kayaknya sih itu memang Jenis ulet yg bisa bermetamorfosis. Tapi gw masih ragu.
Karna gw ragu dan rasa penasaran gw yg berlebihan cenderung lebay mungkin, akhirnya gw memutuskan untuk memelihara ulet tersebut. Setiap hari gw lihat perkembangannya. Dan setiap hari pula bunga gw lama" bisa rusak dan habis dimakan tuh ulet...pmffhh. Setelah 3 hari ulet tersebut berada dibunga gw, dan yeah dia bertumbuh semakin besar. Akhirnya gw putusin untuk membuatkan kandang kecil untuknya. Gw buatlah kandang dari sebuah toples plastik transparan bekas dan gw buatkan ekosistem buatan didalamnya. Wait...tentunya gw juga gk lupa buatin lubang udara biar dia gk mati. Gw gk mau dibilang sebagai pembunuh bayaran bagi kaum ulet wkwkwk. Dan semoga aja tuh ulet benar" bisa bermetamorfosis jadi kupu" yg cantik. Tapi, kalau pun bukan, setidaknya rasa penasaran gw bisa terjawab dengan pasti.
Well, setiap hari gw gk lupa luangin waktu gw untuk memantau perkembangan atau hanya sekedar memerhatikan perilaku ulet itu seperti apa. Ternyata lucu juga yah...selama ini orang memandang ulet hanya sebelah mata. Orang" pasti kalau melihat ulet, bepresepsi kalau ulet itu hama, bisa menyebabkan gatal" jika tersentuh oleh kulit. And yeah memang semua presepsi tersebut fakta. Tapi, tidak semua jenis ulet menyebabkan gatal".Tapi gw gk bisa sebutin jenis"nya karna gw bukan ahli biologi maupun peneliti mengenai dunia Insect.
No comments:
Post a Comment